Apa itu Swing Trading?
Source: tradersunion.com

Apa itu Swing Trading? Perbandingan Investasi Jangka Panjang

Tekno Inews – Anda pernah mendengar tentang investasi, dan Anda mungkin pernah mendengar tentang trading harian. Tapi apakah Anda sudah familiar dengan swing trading?

Swing trader adalah orang yang membeli dan menjual aset keuangan seperti saham lebih cepat dari investor jangka panjang, tapi lebih lambat dari trader harian.

Mereka biasanya menahan posisi mereka untuk jangka waktu beberapa hari hingga beberapa minggu dalam upaya untuk mendapatkan keuntungan dari “pantulan” harga, atau tertinggi dan terendah sementara dalam tren yang lebih besar.

Berikut adalah beberapa banyak perbedaan antara swing trading, trading harian dan investasi jangka panjang. Selain itu, apa yang harus Anda pertimbangkan sebelum mencoba swing trading.

Perbandingan Antara Swing Trading, Trading harian, dan Investasi Jangka Panjang

Seperti disebutkan di atas, swing trading adalah jalan tengah antara trading hari dan investasi jangka panjang. Namun secara konseptual, ini memiliki lebih banyak kesamaan dengan trading harian.

Trader harian dan trader swing sama-sama mengejar keuntungan jangka pendek dengan menggunakan analisis teknis. Perbedaan terbesar antara kedua pendekatan adalah durasi trading mereka.

Trading harian, menurut definisi melibatkan memegang posisi kurang dari satu hari trading penuh, dan terkadang hanya beberapa menit. Swing trading biasanya melibatkan periode holding beberapa hari, dan terkadang berlangsung selama beberapa minggu.

Metode swing trading juga sedikit berbeda dari trading harian. Swing trader memikirkan tren jangka panjang saat memilih posisi, dan kemudian mencoba untuk membeli dan menjual pada level tertinggi dan terendah antara dalam tren tersebut.

Trader harian sebagian besar tidak peduli dengan jangka panjang dan sebagai gantinya mencoba membeli dan menjual berdasarkan fluktuasi pasar intraday kecil.

Baca Juga :  Cara Jual Beli Saham BRI dengan Mudah di Bursa Efek Indonesia

Karena perbedaan dalam periode holding, swing trader biasanya melakukan lebih sedikit trading dari pada trader harian, tetapi mengejar keuntungan yang lebih tinggi dari setiap trading.

Beda hal lagi dengan investor jangka panjang, mereka mengejar keuntungan selama bertahun-tahun atau bahkan beberapa dekade. Mereka umumnya menggunakan analisis fundamental untuk memperkirakan pertumbuhan masa depan perusahaan, potensi pembayaran dividen atau potensi rebound.

Selain itu, investor jangka panjang membeli dan juga menahan salah satu saham perusahaan itu sampai siap untuk dijual. Jadi secara teknis, investor jangka panjang lebih berhati-hati saat menganalisa sebuah saham.

Haruskah Anda Mencoba Swing Trading?

Jika Anda berpikir untuk mencoba beberapa dari strategi swing trading, tanyakan pada diri Anda dahulu, beberapa pertanyaan tentang situasi keuangan Anda terlebih dahulu.

Apakah Anda mempunyai cicilan? Menabung? Menginvestasikan sebagian dari tabungan tersebut dalam campuran dana indeks berbiaya rendah untuk mempersiapkan masa pensiun dan tujuan keuangan lainnya?

Apakah Anda memiliki sisa uang setelah semua hal di atas sudah dilakukan, dan apakah uang yang Anda miliki siap atau mampu untuk kehilangan?

Jika jawaban Anda untuk semua pertanyaan ini adalah “ya”, maka jangan ragu untuk melakukan trading sesuka hati Anda (dengan uang yang Anda mampu untuk kehilangan).

Tetapi jika Anda menjawab “tidak” untuk semua pertanyaan itu, swing trading mungkin tidak tepat untuk Anda saat ini. Lagi pula, sebagian besar trader kehilangan uang dalam beberapa bulan pertama trading mereka, dan banyak yang tidak pernah menghasilkan keuntungan.

Indeks S&P 500 di sisi lain, memiliki pengembalian tahunan rata-rata sekitar 10% sejak 1926. Jika Anda berinvestasi dalam indeks itu melalui dana indeks atau ETF yang melacaknya, pengembalian itu akan tetap sama baik Anda pemula atau master trader.

Ahir Kata

Baca Juga :  5 Game Investasi Saham di Android: Review dan Rekomendasi

Itulah beberapa penjelasan tentang swing trading yang dapat Anda pelajari, semoga setelah membacanya Anda lebih paham tentang dunia investasi. Jangan pernah puas belajar, karena tidak ada orang didunia ini yang sempurna.

Peringatan: Informasi investasi yang disediakan di halaman ini hanya untuk tujuan pendidikan. Tekno Inews tidak menawarkan layanan konsultasi, perantara, merekomendasikan, menyarankan investor untuk membeli atau menjual saham, sekuritas, atau investasi lainya.